
Saya sulit membayangkan jika saya hidup tanpa komputer. Pasti serbasusah. Semua harus dikerjakan manual dan dan dilakukan dengan perasaan tidak percaya diri. Untuk menyelesaikan perhitungan sederhana saja, saya akan buka spreadsheet. Kalau saya lakukan manual, saya harus menghitung berulang-ulang sampai saya yakin hitungan saya benar. Itu baru berhitung. Belum yang lainnya.
Lalu, bagaimana rasanya sehari tanpa komputer? Kalau itu hari kerja, saya bakal kelabakan. Tetapi di hari libur, Sabtu atau Minggu, saya lebih memilih bermain dengan anak-anak dibandingkan harus berada di depan komputer. Makanya, terhadap ajakan Denis Bystrov dan Michael Taylor dengan Shutdown Day, saya merasa biasa-biasa saja. Mereka mengajak kita untuk tidak memakai komputer—termasuk PDA dan smartphone—pada 24 Maret 2007 nanti, sehari penuh. Karena tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu, ya no problemo.
Itu buat saya. Bagaimana dengan Anda?
Tags: internet, komputer, propaganda, situs
Entri yang Mungkin Terkait
- Lebaran dan Pohon Keluarga
- Gundam SEED Destiny
- Membuat Slug, URL yang Sedap Dipandang
- Code 31, CD, dan Kemalasan Mencari
- Siapa Indonesian Idol Berikutnya?
Komentar. Silakan berikan komentar Anda. Beberapa tag HTML diperbolehkan. Anda juga dapat mendaftar di Gravatar untuk menampilkan foto Anda.
-
Lacakbalik from Sudoku Puzzles Online on 20 October 2007 at 07:58









3 comments
Comments feed for this article
Trackback link: http://priatna.or.id/2007/03/08/sehari-tanpa-komputer/trackback/