Detikcom Tidak Peka

Senin (07/05/2007) kemarin, detikcom menurunkan berita tentang seorang bayi—kemudian diberi nama Muhammad Ilham Wahyudi—yang lahir dari rahim Sriani, Medan, tanpa “melewati proses kelahiran yang normal”.

Setelah itu, sampai tulisan ini dibuat, setidaknya ada 5 berita tentang hal tersebut yang diturunkan beruntun. Pada berita-berita yang diturunkan selanjutnya, detikcom menyebut bayi tersebut sebagai “bayi ajaib”.

Kemudian hari ini (08/05/2007) pukul 14:59, detikcom menurunkan berita tentang keberatan Indra Agus Wahyudi, ayah sang bayi, untuk sebutan “bayi ajaib” bagi anaknya. “Anak saya bukan anak ajaib. Anak itu lahir dari rahim istri saya, dan merupakan anak kandung saya,” katanya seperti yang dikutip detikcom.

Namun, sekitar satu jam kemudian, detikcom kembali menurunkan berita tentang bayi ini dengan judul Bayi Ajaib dari Medan: ASI Sriani Tidak Keluar.

Seharusnya detikcom peka terhadap hal ini dan menghargai keberatan Indra Agus Wahyudi dengan tidak lagi menyebut bayi itu dengan “bayi ajaib”. Lebih jauh, hal ini juga menunjukkan bahwa detikcom tidak menghargai berita yang dia tulis sendiri. Atau sudah tidak peduli?

Tags:

Entri yang Mungkin Terkait

Komentar. Silakan berikan komentar Anda. Beberapa tag HTML diperbolehkan. Anda juga dapat mendaftar di Gravatar untuk menampilkan foto Anda.