majalah

You are currently browsing articles tagged majalah.

Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah cerpen di blog milik Vavai. Saya jadi teringat pengalaman saya menulis cerpen dan (dengan nekat) mengirimnya ke sebuah majalah.

Cerpen ini adalah cerpen pertama saya. Saya iseng membuatnya belasan tahun yang lalu saat saya masih bersekolah di SMA. Sekitar satu tahun kemudian saya tulis ulang dengan mesin tik tua milik ayah saya, lalu mengirimkannya ke Majalah Hai, sebuah majalah remaja yang sedang popular saat itu (atau juga sampai sekarang? Entah, saya sudah bukan remaja lagi, jadi tak terlalu memerhatikan). Simak lanjutannya »