opini

You are currently browsing articles tagged opini.

Terjebak Klise

Surat

Menulis surat izin-tidak-masuk-sekolah ternyata tidak mudah juga, ya. Setidaknya buat saya. Dalam penulisan, “surat izin” pun seperti punya gaya sendiri. Misalnya saja,

Bersama surat ini diberitahukan bahwa anak saya:

Nama: Eka Sureka
Kelas: 3H

hari ini tidak bisa mengikuti pelajaran karena sakit.

Demikian surat ini dibuat agar Bapak/Ibu Guru maklum adanya.

Terlalu sederhana. Klise. Hampa.

Tetapi kemarin pagi, istri saya menerima sebuah surat dari salah seorang orangtua siswa. Simak lanjutannya »

Koran Tempo

Sudah sekitar satu bulan ini saya berlangganan Koran Tempo. Sebelumnya, saya berlangganan koran lain dan Koran Tempo hanya sesekali saya beli dari pengasong koran. Pujiono sempat bertanya, mengapa saya beralih berlangganan Koran Tempo? Saya hanya sempat menjawab satu alasan. Padahal, ada beberapa alasan lain yang membuat saya pindah ke lain hati. Simak lanjutannya »

Hantu

Hantu

Tetangga saya bercerita dengan semangat bahwa dua malam yang lalu, sewaktu dia terbangun tengah malam, dia mendengar suara cewek tertawa ngikik beberapa kali. Tengah malami! Menurutnya, diperkirakan suaranya datang dari kebun kosong di depan rumah saya.

“Waah, itu sih kuntilanak!” timpal tetangga yg lain.

Ah, masa sih? Bisa jadi kan, suara itu memang benar-benar suara cewek yg kebetulan lewat sana?

“Jam satu malam? Yang bener aja!”

“Saya pernah lho, liat kelebatan hitam yang perginya ke sumur tua itu!”

“Pasti kuntilanak!!!”

Hiiiii…. Simak lanjutannya »