purwakarta

You are currently browsing articles tagged purwakarta.

Beberapa minggu yang lalu, saya berkunjung ke (lagi-lagi) Purwakarta demi menjalankan misi khusus: mencairkan dana Jamsostek. Dana tersebut terkumpul selama saya bekerja di sebuah perusahaan di kota itu. (Jangan membayangkan uang puluhan juta rupiah. Saya ini kan pegawai rendahan. Dana yang diambil tentu disesuaikan pula dengan pendapatan per bulan.)

Sebenarnya, keanggotaan Jamsostek dapat diteruskan meskipun Anda berpindah pekerjaan. Namun, ketika saya meminta hal tersebut kepada petugas kepegawaian di kantor baru, dia malah mengerutkan kening, “Ah, ribet nanti urusannya. Mending bikin aja yang baru di sini.” Simak lanjutannya »

Kartu Nama

Kartu nama ini saya temukan saat saya sedang mengaduk-aduk tumpukan kertas di bawah meja komputer di rumah—kartu nama seorang rekan yang sebenarnya saya cari, sampai saat ini, malah belum ditemukan.

Ibu Cicih adalah salah satu dari banyaknya perajin keramik di Plered, Purwakarta. Kata teman yang merekomendasikan, keramik buatan Ibu Cicih ini bagus dan, yang penting buat saya, murah. Konon, Ibu Cicih memiliki areal persawahan yang mengandung tanah liat merah yang berkualitas bagus. Masih menurut teman saya tadi, salah seorang pelopor perajin keramik di daerah Plered ini sekarang sudah pensiun. Usahanya kini diteruskan oleh anak-anaknya. Simak lanjutannya »

Saya pernah tinggal di Purwakarta 5 tahun lamanya sebelum akhirnya berpindah pekerjaan dan menetap di kota lain. Sebelumnya, buat saya, kota ini sekadar kota yang saya lewati jika saya melakukan perjalanan ke Jakarta dan sekitarnya. Sungguh tak terpikirkan sebelumnya bahwa akhirnya saya bekerja dan tinggal di sini.

Di luar suka dan duka tinggal di sini, ada beberapa pengalaman “unik” yang saya ingat tentang kota ini. Simak lanjutannya »